Halo Lezzie Fam!
Di tahun 2026 ini, IHSG lagi seru-serunya. Tapi buat kita para pemburu passive income, nggak ada yang lebih seksi daripada notifikasi “Dividen Tunai telah masuk ke RDN Anda”. Setuju kan?
Sektor perbankan Indonesia itu unik banget. Mereka adalah mesin pencetak uang yang labanya gila-gilaan, dan untungnya, mereka royal banget bagi-bagi “jatah preman” (baca: dividen) ke investor ritel kayak kita. Kalau kamu udah paham Cara Screening Saham Dividen, kamu pasti sadar kalau bank lokal kita itu juara dunia soal yield.
Jadi, siapa aja sih “Raja Cuan” di sektor perbankan tahun 2026 ini? Lezzie udah rangkum 10 saham bank dengan potensi dividen terbesar, baik dari segi persentase (yield) maupun konsistensi.
The High Yield Monsters (Bank Daerah)
Kalau tujuan utama kamu adalah persentase keuntungan yang jauh di atas deposito, Bank Pembangunan Daerah (BPD) adalah rajanya. Mereka jarang nahan laba, hampir semuanya disetor!
1. Bank Jabar Banten BJBR Yield Tinggi
Juara bertahan dividen yield. Di tahun 2026, BJBR diproyeksikan masih memberikan yield di kisaran 7% – 8%. Ini favorit investor yang pengen cashflow deras tiap tahun tanpa pusing mikirin naik turun harga saham.
2. Bank Jatim BJTM Stabil
Adiknya BJBR yang nggak kalah royal. Fundamental BJTM di Jawa Timur sangat kuat. Dividen mereka konsisten dan harganya yang receh (murah secara nominal) bikin saham ini gampang diakumulasi sama pemula.
The Big Caps: Dividen Jumbo + Pertumbuhan
Ini adalah bank-bank raksasa (KBMI 4). Yield-nya mungkin sedikit di bawah BPD, tapi kamu dapet bonus kenaikan harga saham (Capital Gain) yang mantap.
3. Bank Rakyat Indonesia BBRI
BBRI bukan cuma bank terbesar, tapi juga paling berani soal Payout Ratio. Tahun ini, mereka diprediksi membagikan sekitar 85% dari total laba mereka sebagai dividen. Gila kan? Ini definisi mesin ATM sesungguhnya.
4. Bank Mandiri BMRI
Bank Mandiri lagi di fase “Golden Era”. Laba bersih mereka mecahin rekor terus di 2026. Dividen per lembar sahamnya diprediksi naik signifikan dibanding tahun lalu. Paket lengkap: Cuan dividen dapet, harga saham naik juga dapet.
5. Bank Negara Indonesia BBNI
Valuasi BBNI seringkali dianggap lebih “diskon” dibanding BBRI atau BMRI. Ini artinya, kamu bisa dapet dividen yield yang lumayan manis dengan harga masuk yang lebih masuk akal.
6. Bank Central Asia BBCA
Oke, yield-nya emang biasanya cuma 2-3%. TAPI, BBCA rajin bagi dividen dua kali setahun (Interim & Final). Plus, ini saham paling aman di Indonesia. Cocok buat dana pensiun jangka panjang banget.
Kuda Hitam (Bank Swasta & Lainnya)
Jangan remehkan bank swasta. Beberapa dari mereka mulai “bakar uang” buat nyenengin investor lewat dividen.
7. CIMB Niaga BNGA
BNGA sering ngasih kejutan positif. Di tahun 2026, manajemennya makin berkomitmen ningkatin rasio dividen. Yield-nya kompetitif banget buat ukuran bank swasta besar.
8. Bank Danamon BDMN
Di bawah kendali MUFG, Danamon jadi sangat efisien. Mereka rutin bagi dividen dengan yield yang seringkali di atas rata-rata industri. Layak masuk radar!
9. OCBC NISP NISP
Bank yang fundamentalnya super sehat. Dulu pelit dividen, sekarang udah tobat! Tren pembagian dividen NISP terus meningkat seiring laba mereka yang solid.
10. Bank Tabungan Negara BBTN
Fokus di perumahan rakyat bikin BBTN punya pasar yang jelas. Dengan insentif properti pemerintah di 2026, laba BBTN terjaga, dan otomatis dividen buat kita juga aman.
π‘ Lezzie’s Pro Tip: Jangan Terjebak Yield Semu!
Ingat rumus ini: Dividen Yield = Dividen per Lembar / Harga Saham.
Kadang yield terlihat tinggi cuma karena harga sahamnya lagi anjlok parah (karena masalah fundamental). Selalu cek kesehatan bank-nya di situs resmi Bank Indonesia atau portal berita terpercaya sebelum borong!
Nah, itu dia 10 saham bank yang siap bikin rekening RDN kamu gendut di tahun 2026. Strategi terbaik? Cicil beli saat harga lagi koreksi, dan nikmati panen rayanya saat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) nanti.
Kamu tim BPD yang ngejar yield atau tim Big Banks yang cari aman? Diskusi di kolom komentar yuk!
Stay Cuan & Classy! πΈβ¨
